Wednesday, September 30, 2020

Kakek Umur 56 Tahun Tewas Di Pelukan PSK Kelelahan Main Begitu🙈😱


NAH terbaring usai menghembuskan nafas terakhir di pelukan PSK TIMURKOTA.COM, BARITO- Kepolisian Resort Barito Timur mengungkap kasus tewasn...

NAH awalnya membuat geger warga setelah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di Desa Bagok Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur (Bartim),

Kapolres Barito Timur AKBP Hafidh Susilo Herlambang melalui Kasat Reskrim Iptu Ecky Widi Prawira membeberkan, hasil penyelidikan yang dilakukan menyebutkan korban tewas saat tengah berhubungan badan layaknya suami istri dengan Pekerja Seks Komersial (PSK) bernisial SAN (42) di lokalisasi Kunding Desa Bagok.

Menurutnya, kejadian tersebut bermula saar NAH datang ke tempat lokalisasi diKunding Desa Bagok Kecamatan Benua Lima, Senin (28/09/2020) sore sekitar pukul 16.10 wib.

Saat NAH ini menindih SAN tiba-tiba kejang-kejajang. Setelah itu tidak dapat bergerak lagi. Akhirnya SAN berteriak memanggil pertolongan sama warga," katanya.

Setelah dilakukan olah TKP, mayat korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Sumber:timurkota.com

Wednesday, September 16, 2020

Viral😱 Telat Pulang dari Jalan, Pasangan Siswa SMP ini Dinikahkan Orang Tuanya😭


Pernikahan sepasang remaja di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pria S (15) dan wanita NH (12), viral di media sosial. Pasalnya, keduanya menikah saat masih SMP atau tepatnya Madrasah Tsanawiyah.

Mereka menikah karena orang tua NH tidak bisa menerima anaknya pulang terlambat setelah seharian bepergian dengan S. Sepasang remaja yang masing-masing dari Desa Pengenjek dan Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah itu melangsungkan pernikahan pada Sabtu (12/9) kemarin.

Kepala Dusun (Kadus) Montong, Desa Pengenjek, Ehsan membenarkan cerita itu. Kedua sejoli ini pergi berdua pada siang hari dan pulang sekitar pukul 18.30 WITA.

NH sempat diantar pulang. Tapi orang tuanya tidak menerima dengan alasan NH akan kembali juga karena keduanya saling mencintai.

"Saya sempat sarankan agar anak ini dipisah dulu karena masih anak di bawah umur dan orang tua NH tetap ngotot. Setelah empat hari saya datangi Kadus asal NH ini dan kadus di sana juga menyampaikan agar nikah di bawah tangan saja," kata Ehsan pada wartawan.
.
.
.
📝detik.com

Viral Ibu yang Gunting Bendera Akhirnya Berurusan Polisi

TERUNGKAP VIDEO VIRAL DI SUMEDANG....!!!

Sat Reskrim Polres Sumedang Telah mengamankan Pelaku Pengguntingan Bendera Merah Putih Yang telah Viral di Video yang sudah tersebar di Medsos.

Kejadian Tersebut terjadi Pada hari Selasa tanggal 15 September 2020 di Dusun Gawiru Rt 03 Rw 05 di Desa Padasuka Kcamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang.

adapun para pelaku yang diamankan Berinisial PN(50), AI (50) dan DYH (30)
Awal Mula Kejadian diketahui dari akun Seseorang Saksi dengan durasi Video 35 detik dimana Video Tiktok tersebut di Upload sekira pukul 13.00 Wib Pada hari Selasa tanggal 15 September 2020 yang memuat video perbuatan merusak dengan maksud menodai, menghina atau merendahkan kehormatan bendera merah putih dengan cara memotong dengan menggunakan gunting sehingga terpotong potong menjadi beberapa bagian, yang terlihat dari video tiktok tersebut dua orang perempuan memegang Bendera Merah Putih dan salah seorangnya memotong bendera tersebut dengan menggunakan sebuah gunting berwarna hitam dan setelahnya bendera terpotong menjadi beberapa bagian lalu salah seorang menghamburkanya dan memungutnya kembali.

Atas Kejadian Tersebut Kini Para Pelaku Sebanyak 3 Orang Berikut Barang Bukti Telah Diamankan di Polres Sumedang Guna penyidikan Lebih Lanjut.

Monday, September 14, 2020

Saya Masih Tidak Terima Pelaku Ini bila Dianggap Gila," Syekh Ali Jaber 🥺 Pelaku Sudah Terlatih

Bandarlampung - Syekh Ali Jaber menyebutkan pelaku yang berusaha menikamnya saat mengisi acara di salah satu masjid di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, merupakan orang yang terlatih. Dia tidak terima bila pelaku dianggap gila.
"Saya masih tidak terima pelaku ini bila dianggap gila," kata Syekh Ali Jaber saat memberikan keterangan kepada media di Bandar Lampung, Senin (14/9/2020), seperti dilansir Antara.

Menurut Syekh, saat berhadapan langsung, pelaku mencoba menusuknya di bagian vital. Namun, karena ada sedikit gerakan darinya, pisau tersebut menuju lengan atas kanannya atau bahu.

"Reaksi pelaku saat berhadapan dengan saya dia coba tusuk kemudian karena gagal menusuk di bagian yang dinginkan pisau yang menancap di tangan ini coba ditariknya dengan kekuatan dan keberanian namun patah saat ada gerakan memutar dari saya. Melihat itu mohon maaf ini bukan seperti orang gila dia sangat berani bahkan terlatih," jelasnya.

Ia mengatakan, "Karena yang bersangkutan terlatih, pasti ada dalang atau orang di belakangnya yang menyuruh, wallahualam bisawab (hanya Allah Yang Maha Tahu)."

"Saya harap hukum dapat berjalan dan serta aparat keamanan dapat berlaku amanah, dan jujur karena kepercayaan kami kepada mereka sangat besar," kata dia.

Dia mengatakan semua ini dilakukan bukan demi kepentingan pribadinya, melainkan untuk para ulama agar ke depan mereka tidak menjadi sasaran orang yang ingin menghabiskan agama Islam dengan mengincar para kiai.

Artikel (Detik.com)

Wednesday, September 9, 2020

Miris Seorang Ibu Jual Anak Demi Beli Kuota Internet

Di Zaman sekarang yang serba keterpurukan ekonomi kian menipis ada seorang ibu tega jual anak yang masih belia demi membeli kuota untuk nonton YouTube karena sudah tak sanggup memberi makan dia jual anak untuk beli kuota internet makanan sudah susah dicarinya berhubung musim kemarau makan anak kambing susah jadi jalan satu satunya seorang ibu menjual anak kambinya untuk keperluan hidup  dan beli kuota internet 
Terima kasih sudah membaca karena membaca sampai habis itu bikin paham bukan salah paham

Tuesday, September 8, 2020

Viral Siswa SMP Dipenjara Karena Tak Kerjakan PR Sekolah Online😱😱😱

Remaja asal Michigan, Amerika Serikat dipenjara karena tak mengerjakan PR selama sekolah online. Remaja bernama Grace ini telah ditahan pada bulan Mei.
Menyadur Pru Publica pada rabu, 26 Agustus 2020, Grace adalah siswa kelas dua SMP Groves High School di Beverly Hills. Dia dilaporkan tak mengerjakan PR selama satu semester saat pembelajaran jarak jauh.
Remaja Afrika-Amerika ini menghabiskan 78 hari dalam penjara, ketika pengacara yang disewa keluarganya berhasil membebaskannya pada 31 Juli.
Penahanan Grace sempat menuai protes dari siswa Groves High School.
Mereka berkumpul di sekolah dan melakukan unjuk rasa dengan membawa spanduk bertuliskan 'bebaskan Grace' sambil berjalan menuju pengadilan dan kantor kejaksaan.
"Banyak orang yang pekerjaannya terbengkalai semester ini, tidak ada yang punya motivasi untuk melakukan apa pun karena para guru tidak mengajar dan semua online."
"Saya tahu begitu banyak orang yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah mereka," kata salah satu pengunjuk rasa bernama Prudence Canter yang berusia 18 tahun.
Seorang guru studi sosial di Grove, Geoff Wickersham yang turut dalam unjuk rasa mengatakan hakim kurang memahami persoalan dalam sistem pendidikan.
"Sepertinya hakim atau petugas sosial tidak tahu bagaimana nilai dan tanggal deadline dan hal-hal terstruktur selama penutupan karena pandemi di musim semi," ujarnya
Saya pikir ini adalah ketidakadilan yang sangat besar," lanjut Geoff Wickersham.
Berdasarkan keterangan, Grace memiliki beberapa catatan khusus seperti gangguan belajar sehingga ia tak mengerjakan PR selama satu semester.
Ia ditahan ketika menjalani masa percobaan atas perkelahiannya dengan sang ibu karena mencuri.
Gadis remaja itu dituduh melakukan penyerangan dan pencurian untuk insiden terpisah tahun lalu di mana ia menggigit jari ibuny, menjambak rambut dan berminggu-minggu kemudian, mencuri ponsel siswa lain.
Hakim Mary Ellen Brennan menempatkan Grace dalam masa percobaan pada 21 April di antara persyaratan lainnya yaitu mengharuskannya untuk menyelesaikan tugas sekolah.
Petugas masa percobaan mengajukan pelanggaran terhadapnya pada 5 Mei. Dia dinyatakan bersalah pada 14 Mei, dan ditempatkan di tahanan di anak-anak sekitar tiga minggu sebelum dipindahkan ke program perawatan perumahan di dalam fasilitas tersebut.
Brennan berkata Grace baik-baik saja dan mendapatkan lebih banyak perawatan kesehatan mental di Children's Village.
Program tersebut bisa memakan waktu tiga bulan dan Brennan telah mengatur sidang Grace berikutnya pada 8 September.

Monday, September 7, 2020

Ada Bayi Ditemukan Di Depan Rumah Warga |Gowa Sulsel🥺🥺🥺

Bayi berjenis kelamin perempuan yang masih hidup ditemukan di depan pekarangan rumah milik Harlia (50 tahun),

Tepatnya disamping SD Lakiyung Kelurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu malam (9/6/20).

Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Tambunan yang dikonfirmasi wartawan membenarkan penemuan bayi tersebut.

Dia mengatakan bahwa bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 22.45 WITA dan langsung dievakuasi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Somba Opu Bripka Muh. Arafah bersama perempuan yang pertama kali menemukan yakni Harlia.

“Iya Bhabinkamtibmas langsung mengevakuasi (bayi tersebut) ke rumah warga atas nama Ibu Irnawati yang beralamat di depan Makam Arung Palakka Jalan Bonto Biraeng Katangka Somba Opu Gowa untuk diberi ASI sehubungan Ibu Irnawati memiliki bayi (sedang menyusui),” ungkap Tambunan, Senin pagi (7/9).

Untuk proses penyelidikan dan penyidikan, kata Tambunan, selanjutnya Muh. Arafah menghubungi Ka SPKT Polsek Somba Opu Aiptu Muh. Daud.

Saturday, September 5, 2020

Betulmikah? Perempuan Sering Menyesal kalau Sudah Putus Nabilang Penelitian Di New York? 😱🙈🙊

 Dilansir dari New York Times, para peneliti di Universitas Northwestern dan Universitas Illinois di Urbana-Champaign mengungkapkan bahwa penyesalan hubungan ternyata sering sekali terjadi pasca putus, terutama di kalangan wanita. Hampir setengah dari semua wanita yang disurvei, mereka cenderung memikirkan sakit hati masa lalu karena ada rasa menyesal. .
.
Umumnya, merasa gagal bertindak atau merasa tidak bekerja keras untuk mempertahankan hubungan dengan mantannya.
Penyesalan juga cenderung berfokus pada hal-hal yang ia harap bisa diulang kembali.
.
Semoga Bermanfaat 😊

Friday, September 4, 2020

PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Unismuh Makassar Menangkan MBKM dari Kemendikbud RI

Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unismuh Makassar, salah satu prodi yang memenangkan program pengembangan pada Program Bantuan Program Studi Menerapkan Kerjasama
Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dari Kemendikbud RI yang diumumkan 31 Agustus 2020.

Demikian ditegaskan Ketua Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unismuh Makassar, Dr. Munirah, M.Pd kepada media, Jumat (4/9/2020).

Dijelaskan, judul proposal yang dimenangkan itu, Peningkatan Penyelenggaraan Program Studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Unismuh Makassar Melalui Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Pada proposal itu ada tiga program pengembangan utama yang akan dikerjakan , yaitu program peningkatan kerjasama, program peningkatan kualitas pembelajaran, dan program peningkatan kinerja prodi, kata doktor linguistik PPs-Unhas ini.

Secara tekhnis tahapan pelaksanaan program itu meliputi; perumusan kebijakan Perguruan Tinggi tentang Program Kerja sama Kurikulum MBKM.

Perumusan pedoman implementasi program kerjasama kurikulum MBKM. Pengembangan kurikulum MBKM. Penyusunan prosedur operasional implementasi program MBKM. Peningkatan sistem manajemen pengelolaan prodi, ungkap wanita kelahiran Mare Bone 26 Maret 1968 ini.

Output diharapkan pada akhir pelaksanaan adalah dihasilkan dan diimplementasikanya kurikulum MBKM, pedoman implementasi program kerjasama kurikulum, penyusunan prosedur operasional implementasi program MBKM sesuai kebutuhan pengguna lulusan. Kinerja prodi yang lebih efektif.

Dampak diharapkan adalah dihasilkan program S1 PBSI yang menghasilkan lulusan berkualitas yang menguasai sosok utuh kompetensi profesional calon guru dan relevan dengan kebutuhan pengguna, kata magister pendidikan bahasa Inggeris PPs-UNM ini.

Pada program selaku ketua tim; Dr.Munirah, M.Pd. Anggota tim: Dr. Muhammad Akhir, M.Pd; Dr. Marwiah, M.Pd; Andi Paida, S.Pd, M.Pd. (Ulla/Yahya).


Sumber http://www.inspirasimakassar.com/menangkan-program-mbkm-ini-3-prodi-pendidikan-bahasa-dan-sastra-indonesia-unismuh/

Thursday, September 3, 2020

Kereeen Puisinya yang Berjudul "PUISI"


Puisi yang berjudul "Puisi"

Ini puisiku
Bacalah puisiku
Ada apa dengan puisiku
Puisiku kemarin simpung
Puisiku sekarang nyammang
Bacalah puisiku
Mulai tampak puisi simpung
Munculnya puisi nyammang
Perhatikan puisiku
Pahami puisiku
Jangan pusingi puisiku
Itulah puisiku


                                                                Lukman 

Tuesday, September 1, 2020

Viral😱 Seorang Kades Bacok Warganya Gara-gara Motornya Disalip Warganya🤦‍♂️

Seorang keuchik (kepala desa) di Aceh Utara bernama M Yusuf Doni, tega membacok warga desanya sendiri, Zulkarnaini (33), pada Sabtu (29/8/2020) malam pukul 19.30 WIB.

Yusuf adalah keuchik Gampong Pulo Kitoe, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara. Dia berniat membacok leher Zulkarnaini, namun untungnya korban menangkis ayunan parangnya dengan tangannya sehingga tak sampai mengenai lehernya.

Tetapi, tentu, kedua tangan Zulkarnaini mengalami luka cukup parah. Dia bersimbah darah ketika menangkis bacokan Yusuf.

Humas Polres Lhokseumawe, Salman Alfarisi mengatakan, pembacokan itu terjadi karena hal sepele belaka. Yusuf kesal terhadap Zulkarnaini karena sepeda motornya disalip.

Namun, ada juga dugaan karena Zulkarnaini sering mempersoalkan transparansi dana desa,. Sebab, Zulkarnaini merupakan Ketua DPC Lembaga Aliansi Indonesia Aceh Utara, LSM yang kerap mengadvokasi warga soal transparansi dana desa.

"Sementara informasi yang kami terima dari Kapolsek, korban adalah masyarakat dan motifnya pelaku kesal disalip di jalan," kata Salman melalui pesan WhatsApp.

Menurut pengakuan Zulkarnaini, sesaat sebelum dibacok, ia keluar rumah mengendarai sepeda motor hendak menuju ke Simpang Rangkaya.

Namun saat melintas di Jalan Line Pipa Gampong Ujong Reuba, Zulkarnaini tiba-tiba ditabrak dari samping dan terjatuh setelah menyalip Yusuf.

Setelah Zulkarnaini terjatuh, Yusuf lantas mengayunkan parang yang telah disiapkannya sejak dari rumah. Dia membidik leher Zulkarnaini, namun Zulkarnaini sigap menangkis dengan tangan. Yusuf pun cepat-cepat melarikan diri karena Zulkarnaini berteriak minta tolong.

"Mendengar itu warga sekitar datang ke lokasi kemudian membawa korban yang telah bersimbah darah ke RSUD Cut Meutia," terang Salman.

Beberapa jam kemudian, mungkin karena takut dihajar warganya, Yusuf menyerahkan diri ke Mapolsek Meurah Mulia.

"Selain menahan pelaku, polisi juga menyita sebilah parang berkarat yang digunakan pelaku," tukas Salman.