Tuesday, October 13, 2020

Sekilas Tentang Sejarah Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. pada saat itu, para pemuda dari berbagai pelosok Nusantara berkumpul dalam kerapatan Pemuda dan berikrar (1) bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia, (2) berbangsa yang satu, bangsa Indonesia, dan (3) menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Ikrar para pemuda ini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda. Unsur yang ketiga dari Sumpah Pemuda merupakan pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Pada tahun 1928 itulah bahasa Indonesia dikukuhkan kedudukannya sebagai bahasa nasional. Bahasa Indonesia dinyatakan kedudukannya sebagai bahasa negara pada tanggal 18 Agustus 1945 karena pada saat itu Undang-Undang Dasar 1945 disahkan sebagai Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa Bahasa negara ialah bahasa Indonesia (Bab XV, Pasal 36).

Keputusan Kongres Bahasa Indonesia II tahun 1954 di Medan, antara lain, menyatakan bahwa bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu yang sejak zaman dulu sudah dipergunakan sebagai bahasa perhubungan (lingua franca) bukan hanya di Kepulauan Nusantara, melainkan juga hampir di seluruh Asia Tenggara. Bahasa Melayu mulai dipakai di kawasan Asia Tenggara sejak abad ke-7. Bukti yang menyatakan itu ialah dengan ditemukannya prasasti di Kedukan Bukit berangka tahun 683 M (Palembang), Talang Tuwo berangka tahun 684 M (Palembang), Kota Kapur berangka tahun 686 M (Bangka Barat), dan Karang Brahi berangka tahun 688 M (Jambi). Prasasti itu bertuliskan huruf Pranagari berbahasa Melayu Kuna. Bahasa Melayu Kuna itu tidak hanya dipakai pada zaman Sriwijaya karena di Jawa Tengah (Gandasuli) juga ditemukan prasasti berangka tahun 832 M dan di Bogor ditemukan prasasti berangka tahun 942 M yang juga menggunakan bahasa Melayu Kuna. Pada zaman Sriwijaya, bahasa Melayu dipakai sebagai bahasa kebudayaan, yaitu bahasa buku pelajaran agama Budha. Bahasa Melayu juga dipakai sebagai bahasa perhubungan antarsuku di Nusantara dan sebagai bahasa perdagangan, baik sebagai bahasa antarsuku di Nusantara maupun sebagai bahasa yang digunakan terhadap para pedagang yang datang dari luar Nusantara. Informasi dari seorang ahli sejarah Cina, I-Tsing, yang belajar agama Budha di Sriwijaya, antara lain, menyatakan bahwa di Sriwijaya ada bahasa yang bernama Koen-louen (I-Tsing:63,159), Kou-luen (I-Tsing:183), K’ouen-louen (Ferrand, 1919), Kw’enlun (Alisjahbana, 1971:1089). Kun’lun (Parnikel, 1977:91), K’un-lun (Prentice, 1078:19), yang berdampingan dengan Sanskerta. Yang dimaksud Koen-luen adalah bahasa perhubungan (lingua franca) di Kepulauan Nusantara, yaitu bahasa Melayu. Perkembangan dan pertumbuhan bahasa Melayu tampak makin jelas dari peninggalan kerajaan Islam, baik yang berupa batu bertulis, seperti tulisan pada batu nisan di Minye Tujoh, Aceh, berangka tahun 1380 M, maupun hasil susastra (abad ke-16 dan ke-17), seperti Syair Hamzah Fansuri, Hikayat Raja-Raja Pasai, Sejarah Melayu, Tajussalatin, dan Bustanussalatin. Bahasa Melayu menyebar ke pelosok Nusantara bersamaan dengan menyebarnya agama Islam di wilayah Nusantara. Bahasa Melayu mudah diterima oleh masyarakat Nusantara sebagai bahasa perhubungan antarpulau, antarsuku, antarpedagang, antarbangsa, dan antarkerajaan karena bahasa Melayu tidak mengenal tingkat tutur.

Bahasa Melayu dipakai di mana-mana di wilayah Nusantara serta makin berkembang dan bertambah kukuh keberadaannya. Bahasa Melayu yang dipakai di daerah di wilayah Nusantara dalam pertumbuhannya dipengaruhi oleh corak budaya daerah. Bahasa Melayu menyerap kosakata dari berbagai bahasa, terutama dari bahasa Sanskerta, bahasa Persia, bahasa Arab, dan bahasa-bahasa Eropa. Bahasa Melayu pun dalam perkembangannya muncul dalam berbagai variasi dan dialek. Perkembangan bahasa Melayu di wilayah Nusantara mempengaruhi dan mendorong tumbuhnya rasa persaudaraan dan persatuan bangsa Indonesia. Komunikasi antarperkumpulan yang bangkit pada masa itu menggunakan bahasa Melayu. Para pemuda Indonesia yang tergabung dalam perkumpulan pergerakan secara sadar mengangkat bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia, yang menjadi bahasa persatuan untuk seluruh bangsa Indonesia (Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928). Kebangkitan nasional telah mendorong perkembangan bahasa Indonesia dengan pesat. Peranan kegiatan politik, perdagangan, persuratkabaran, dan majalah sangat besar dalam memodernkan bahasa Indonesia. Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 1945, telah mengukuhkan kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia secara konstitusional sebagai bahasa negara. Kini bahasa Indonesia dipakai oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah.

24 comments:

  1. Nama : Lulu Arifatul Faridah
    Nim : 105331105318
    Pertanyaan : bagaimana cara menjunjung bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dengan tidak melupakan budaya dan bahasa daerah kita?

    ReplyDelete
    Replies
    1. caranya yaa harus ada pengguna bahasa tersebut karena penggunaan bahasa jika di gunakan secara terus menerus maka bahasa tersebut tidak akan punah begitu juga bahasa daerah yang semakin hari semakin tidak banyak tau anak generasi z ini jadi caranya utamakan Bahasa Indonesia Kuasai Bahasa Asing dan Lestarikan Bahasa Daerah

      Delete
    2. Baik pak.
      Tapi bagaimana dengan penggunaan bahasa campuran antara bahasa Indonesia dan bahasa daerah dlm satu waktu? Apakah itu wajar saja,pak? Mohon pemahamannya pak

      Delete
  2. Muh. Yusril Rusfat - 105331106818.
    Pertanyaan :
    Telah dijelaskan sejarah dan perkembangan Bahasa Indonesia sampai pada akhirnya Bahasa Melayu pada zaman dahulu digunakan sebagai bahasa komunikasi namun sejarah telah mengukir pada tanggal 28 Oktober 1928 Bahasa Indonesia resmi dikukuhkan. Nah pertanyaan saya, siapa yang menjadi tokoh sejarah pengukuhan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara Republik Indonesia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. berdasarkan pertanyaan anda menandakan pertanyaan bukan dari kalangan Akademi coba perbaiki pertanyaannya klu bertanya siapa jawabannya satu kata dan pertanyaannya juga bisa saja bersifat umum misalnya orang indonesia, nama orang, nama orang sesuai daerah

      jadi perbaiki pertanyaannya

      Delete
    2. Baik pak, jadi begini, berbicara mengenai sejarah tentu tidak terlepas dengan tokoh dari terciptanya sebuah sejarah, nah kemudian yang menjadi pertanyaan saya, siapa yang menjadi tokoh dari dikukuhkannya Bahasa Indonesia pada tahun 1928?
      Terimakasih.

      Delete
  3. Nama:Diah Ayu Mediasha
    NIM : 105331105218
    Pertanyaan : Mengapa Bahasa Indonesia yang digunakan sebagai bahasa persatuan dalam Sumpah Pemuda? Mengapa bukan bahasa Jawa, yang jumlah penggunanya lebih banyak di Nusantara?

    ReplyDelete
    Replies
    1. baca ini disini jawabannya
      https://lukmanbantaeng.blogspot.com/2020/10/mengapa-bahasa-persatuannya-adalah.html

      Delete
  4. Nama: Musfiqah Tsany M
    Kelas: 5C
    Nim: 105331106118

    Faktor apa saja yang menyebabkan mengapa bahasa Melayu yang diangkat menjadi bahasa Indonesia?

    ReplyDelete
    Replies
    1. baca ini disini jawabannya
      https://lukmanbantaeng.blogspot.com/2020/10/mengapa-bahasa-persatuannya-adalah.html

      Delete
  5. Nama: Siti Rayhana Maysuri A
    Nim: 105331106318
    Pertanyaan: Dalam sejarah Indonesia telah dicatat bahwa Sumpah pemuda telah diikrarkan oleh para pemuda Indonesia. Yang jadi pertanyaan saya kemudian, apakah memang hanya para pemuda yang mengikrarkan sumpah pemuda itu? Lalu dimana sumpah untuk para pemudi?

    ReplyDelete
  6. Nama : Wawan Setiawan
    Kelas : Vc, Bahasa dan Sastra Indonesia
    Nim : 105331106618

    Pertanyaan:
    Siapa saja tokoh penggagas bahasa Indonesia?

    ReplyDelete
  7. Nama : Risma
    Nim : 105331107

    Pertanyaan : salah satu cara untuk menjunjung dan menghargai bahasa Indonesia adalah dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Akan tetapi dalam masyarakat pedesaan mereka sering melakukan kesalahan berbahasa dan hal itu dianggap sebagai sesuatu yang lumrah dan apabila ditegur karena telah melakukan kesalahan berbahasa mereka tidak peduli. Apakah sikap seperti itu masih bisa dikatakan menjunjung dan menghargai bahasa Indonesia?

    ReplyDelete
  8. Nama: Siska
    Nim: 105331105518
    Pertanyaan: Apa yang melatarbelakangi Bahasa melayu ke Bahasa Indonesia?

    ReplyDelete
  9. Nama : Putri Amaliah
    NIM : 105331107218

    Bahasa Indonesia telah disahkan melalui UUD 1945 sebagai bahasa nasional. Namun, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum sadar akan pentingnya berbahasa Indonesia. Apalagi, zaman modern seperti sekarang ini, banyak dari kita yang menyepelekan kedudukan bahasa Indonesia. Jadi, bagaimana cara meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa bahasa Indonesia penting untuk dipelajari sebagai bahasa persatuan?

    ReplyDelete
  10. Nama : Lisdawati
    Nim : 105331105118

    Pertanyaan :
    Mengenai Unsur yang ketiga dari Sumpah Pemuda yakni pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Pertanyaan saya bagaimana tanggapan bapak mengenai unsur ketiga diatas jika dikaitkan atau dilihat pada masa sekarang?๐Ÿ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama: Lisdawati
      Nim: 105331105118

      Pertanyaan:
      Mengenai Unsur yang ketiga dari Sumpah Pemuda yakni pernyataan tekad bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan bangsa Indonesia. Pertanyaan saya bagaimana tanggapan bapak mengenai unsur ke tiga di atas jika dikaitkan atau dilihat pada masa sekarang? ๐Ÿ™

      Delete
  11. Nama : Nurhalisa
    Nim : 105331106718

    Mengapa bahasa Melayu mudah diterima oleh masyarakat indonesia sebagai bahasa persatuan? Apakah hanya karena faktor kebiasaan masyarakat dalam penggunaannya sejak zaman dahulu? Atau ada faktor yang lainnya? ๐Ÿ™

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama : Erman Maulana Putra
      Nim: 105331107418

      Pertanyaan
      Mengapa bahasa Melayu sangat mudah di terima oleh masyarakat, landasan apa atau faktor apa yang mempengaruhi sehingga masyarakat mau mencetuskan bahasa Melayu ini sebagai bahasa Indonesia ?

      Delete
  12. Nama : AJI HASANUDDIN
    NIM : 105331105718

    Pertanyaan
    Dalam Kongres Bahasa Indonesia II tahun 1954 di Medan siapa yang saja yang menyatakan bahwa bahasa indonesia berasal dari bahasa melayu ?

    ReplyDelete
  13. Nama: agus ardianto
    Nim : 105331106018

    Pertanyaan
    Pada sumpah pemuda poin 3 menjunjung bahasa persatuan, bahasa indonesia. Lantas mengapa masih banyak yg tidak menjunjung/ menggunakan bahasa indonesia?

    ReplyDelete
  14. Nama: Siti Aisyah
    Nim:105331106518

    Pertanyaan:

    Mengapa Bahasa Indonesia dikatakan sebagai Bahasa Nasional?

    ReplyDelete
  15. nama: Agus ardianto
    Nim : 105331106018

    Pertanyaan
    Pada sumpah pemuda poin 3 menjunjung bahasa persatuan, bahasa indonesia. Lantas mengapa masih banyak masyarakat indonesia yg tidak menjunjung/ menggunakan bahasa indonesia?

    ReplyDelete
  16. Nama : Ali Amri Deppatoro
    Nim : 105331107118

    Pertanyaan.
    Dalam sejarah perkembangan bahasa indonesia terdapat fakta unik bahwa bahasa melayulah yang menjadi bahasa penghubung antar suku dan kepulauan di nusantara. Secara praksis, Apa yang menjadi landasan atau mengapa bahasa melayu diserap menjadi bahasa indonesia kemudian dijadikan sebagai bahasa negara?

    ReplyDelete