Tuesday, July 16, 2019

Ketika Budaya Sendiri Dilupakan

Saat popular culture(budaya populer) merampas identitas diri pribumi indonesia.generasi menjadi asing dgn tak mengenal lagi budaya bangsanya.
Bicara soal popular culture,seringkali mengidentikkan budaya itu dengan gaya modernis ala barat dan eropa,namun seiring waktu ternyata popular culture ini sdh bergeser ke gaya arabisme dgn tagline dan istilah "HIJRAH". Hijrah yg tdk kepada kesadaran moralitas(akhlak) namun lbh cndrung pada gaya(mode). Di sadari atau tidak,bbrpa fakta menunjukkan bahwa konsep hijrah millenial hanyalah pada tataran casing dan mengikut mode,tdk pada tataran kesadaran akan aspek moralitas yg harus membarengi tampilan(mode) itu.
Disadari atau tdk,kelompok kapital akhirnya memodefikasi sebuah culture arab itu menjadi hegemoni yg terkonsentrasi pada gaya semata,dan disisi lain dibangunlah perusahaan produsen prodak utk memenuhi hasrat konsumerisme dari para penggila mode ini.sisi substansi dari mode ini perlahan terkesampingkan,sisi substansi itu adalah etika,akhlak yg mnyangkut moralitas dan religiutas dari agama yg diwakilinya.
Faktanya,Pergeseran budaya mode ini tdk seimbang dgn pergeseran etika sosial konsumennya.😁
Penulis