Asas menulis karangan
- Kejelasan (Clarity), Karangan ilmah harus konkret dan jelas, mudah dipahami, mudah dibaca serta tidak memberi ruang untuk disalahtafsirkan, tidak boleh bersifat samar-samar. Tidak boleh kabur, tidak boleh ada wilayah abu-abu (tidak jelas) alias gamblang.
- Ketepatan (accuracy), Karangan ilmiah menjunjung tinggi keakuratan atau ketepatan. Hasil penelitian ilmiah dan cara penyajian hasil penelitian itu harus tepat dan akurat. Maka penulis dan atau peneliti harus sangat cermat, sangat teliti, tidak boleh sembrono atau ‘main-main dengan ilmu’.
- Keringkasan (brevity), Karangan ilmiah harus ringkas. Ringkas tidak sama dengan pendek. Karangan setebal 500 halaman dapat dikatakan ringkas sejauh isinya tidak terdapat bentuk-bentuk kebahasaan yang bertele-tele, kalimat yang bertumpukan, sarat dengan kemubaziran dan kerancuan.
v Perencanaan karangan
Proses Kreatif :
- Tahap persiapan yaitu mengumpulkan informasi, merumuskan masalah, menentukan arah dan fokus penulisan, mengamati objek yang akan ditulis dan memperkaya pengalaman kognitif untuk proses selanjutnya.
- Tahap inkubasi atau pendadaran yaitu proses logis dengan memanfaatkan seluruh informasi yang dikumpulkan dari sebab ke akibat atau dari tesis-antitesis sampai dengan sintesis yang merupakan pemikiran sinergis-kreatif.
- Tahap iluminasi atau kejelasan yang ditandai dengan adanya inspirasi pemecahan masalah .
- Tahap verifikasi yaitu mengevaluasi, memeriksa kembali, atau menyeleksi seluruh tahapan, dan menyusunnya kembali sesuai dengan fokus tujuan penulisan.
Menentukan jenis karangan
Makalah, Makalah biasa dan makalah posisi. Makalah biasa cenderung bebas, tidak terikat oleh posisinya sebagai mahasiswa, profesi, keahlian atau posisi lain. Makalah posisi yakni makalah yang ditulis berdasarkan posisi penulisnya.
Jenis karangan, sistematika makalah. Judul, abstrak, pendahuluan, pembahan isi, kesimpulan, daftar pustaka.
Artikel Jurnal adalah karangan ilmiah dalam bidang ilmu tertentu yang diterbitkan dalam sebuah jurnal yang khusus menerbitkan bidang kajian ilmu tersebut.
Proposal adalah karangan ilmiah yang berisi rancangan kerja. Proposal mempunyai beberapa jenis.
1. Proposal Skripsi mahasiswa.
2. Proposal penelitian: rancangan kerja penelitian yang didanai oleh suatu lembaga.
3. Proposal kerja sama untuk melakukan suatu kegiatan yang didanai oleh sponsor.
Susunan Proposal:
Judul kegiatan f. Hipotesis
Latar belakang g. Metode penelitian
Tujuan penelitian h. Jadwal kegiatan
Tinjauan pustaka i. Daftar pustaka
Landasan teori
Laporan Ilmiah Berbentuk Naskah.
Laporan adalah penyampaian informasi yang ditulis secara lengkap, jelas, sistematis, objektif dan tepat waktu oleh seorang kepada orang lain atau pejabat.
Laporan berfungsi informatif pertanggungjawaban, pengawasan atau pengambilan keputusan.
No comments:
Post a Comment