Thursday, November 19, 2020

Jenis-jenis Karya Ilmiah

Karya tulis ilmiah atau yang biasa disebut karya ilmiah ialah laporan tertulis yang menyajikan hasil temuan atau penelitian yang dilakukan sang penulis.

Menurut kamus bahasa Indonesia (KBBI), karya ilmiah merupakan karya tulis yang dibuat dengan prinsip ilmiah, menurut data dan fakta (observasi, eksperimen, kajian pustaka).

Karya ilmiah bisa dikatakan erat dengan dunia pendidikan dan penelitian. Kebanyakan karya ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil dari riset yang dilakukan lembaga penelitian dan pendidikan.

Pembuatan karya ilmiah bertujuan untuk kepentingan memecahkan masalah dari suatu persoalan yang ada dan dipilih oleh penulisnya. Jadi, dalam karya ilmiah berisi data, fakta, dan solusi mengenai masalah yang diangkat.

Ciri-ciri dalam penulisan karya ilmiah menggunakan metodologi penyampaian riset yang didasarkan pada teori serta aturan baku. Jadi, saat membuat karya ilmiah, seorang penulis harus mentaati bagian-bagian penting dalam kaidah kepenulisan karya ilmiah.

Kaidah penting dalam penulisan karya ilmiah, antara lain penggunaan bahasa harus formal, baku, sesuai teori, dan fakta yang ada di lapangan.

Di sisi lain, karya ilmiah mempunyai beberapa jenis. Apa saja karya ilmiah yang ada di bidang pendidikan dan penelitian?

Artikel Ilmiah

Dalam konteks jurnalistik, artikel merupakan karya ilmiah yang berisi pendapat subjektif pembuatnya mengenai sebuah peristiwa atau masalah tertentu.

Sedangkan menurut sudut pandang ilmiah, artikel dapat diartikan sebagai karya tulis yang sengaja dirancang untuk dimuat dalam jurnal atau kumpulan artikel dengan memperhatikan kaidah penulisan ilmiah dan mengikuti pedoman ilmiah yang berlaku.

Makalah

Makalah bisa diartikan sebagai karya tulis ilmiah, yang kajian masalahnya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris objektif. Makalah biasanya dipaparkan dalam sebuah seminar berupa presentasi atau bisa juga untuk dipresentasikan di kelas.

Adapun beda makalah dengan artikel ilmiah adalah objek penelitiannya. Makalah disajikan dalam bentuk yang sederhana, tetapi tetap mengacu pada kaidah tata cara penulisan yang berlaku.

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 09 Sep 2020, 16:20 WIB
Ilustrasi Menulis
Ilustrasi menulis. (dok. Pixabay.com/Free-Photos/Putu Elmira)

Bola.com, Jakarta - Karya tulis ilmiah atau yang biasa disebut karya ilmiah ialah laporan tertulis yang menyajikan hasil temuan atau penelitian yang dilakukan sang penulis.

Menurut kamus bahasa Indonesia (KBBI), karya ilmiah merupakan karya tulis yang dibuat dengan prinsip ilmiah, menurut data dan fakta (observasi, eksperimen, kajian pustaka).

Karya ilmiah bisa dikatakan erat dengan dunia pendidikan dan penelitian. Kebanyakan karya ilmiah yang diterbitkan merupakan hasil dari riset yang dilakukan lembaga penelitian dan pendidikan.

Pembuatan karya ilmiah bertujuan untuk kepentingan memecahkan masalah dari suatu persoalan yang ada dan dipilih oleh penulisnya. Jadi, dalam karya ilmiah berisi data, fakta, dan solusi mengenai masalah yang diangkat.

Ciri-ciri dalam penulisan karya ilmiah menggunakan metodologi penyampaian riset yang didasarkan pada teori serta aturan baku. Jadi, saat membuat karya ilmiah, seorang penulis harus mentaati bagian-bagian penting dalam kaidah kepenulisan karya ilmiah.

Kaidah penting dalam penulisan karya ilmiah, antara lain penggunaan bahasa harus formal, baku, sesuai teori, dan fakta yang ada di lapangan.

Di sisi lain, karya ilmiah mempunyai beberapa jenis. Apa saja karya ilmiah yang ada di bidang pendidikan dan penelitian?

Berikut ini rangkuman mengenai jenis-jenis karya ilmiah seperti dikutip dari DosenBahasa dan Liputan6, Rabu (9/9/2020).

2 dari 4 halaman

Jenis-jenis Karya Ilmiah

Ilustrasi buku, buku elektronik, e-book, ebook
Ilustrasi buku, buku elektronik, e-book, ebook. Kredit: Perfecto_Capucine via Pixabay

Artikel Ilmiah

Dalam konteks jurnalistik, artikel merupakan karya ilmiah yang berisi pendapat subjektif pembuatnya mengenai sebuah peristiwa atau masalah tertentu.

Sedangkan menurut sudut pandang ilmiah, artikel dapat diartikan sebagai karya tulis yang sengaja dirancang untuk dimuat dalam jurnal atau kumpulan artikel dengan memperhatikan kaidah penulisan ilmiah dan mengikuti pedoman ilmiah yang berlaku.

Makalah

Makalah bisa diartikan sebagai karya tulis ilmiah, yang kajian masalahnya berdasarkan data di lapangan yang bersifat empiris objektif. Makalah biasanya dipaparkan dalam sebuah seminar berupa presentasi atau bisa juga untuk dipresentasikan di kelas.

Adapun beda makalah dengan artikel ilmiah adalah objek penelitiannya. Makalah disajikan dalam bentuk yang sederhana, tetapi tetap mengacu pada kaidah tata cara penulisan yang berlaku.

3 dari 4 halaman

Jenis-jenis Karya Ilmiah

Ilustrasi menulis
Ilustrasi menulis. /Copyright unsplash.com

Paper

Paper merupakan satu di antara jenis karya ilmiah yang populer di kalangan mahasiswa. Tak jarang, dosen memberikan tugas kepada para mahasiswanya untuk membuat paper.

Konten yang disajikan paper hampir mirip dengan artikel ilmiah. Bedanya, dalam paper tidak ada tata cara penulisan tertentu seperti bab dan sub-babnya.

Paper biasanya hanya terdiri atas beberapa halaman saja.

 

Skripsi

Skripsi erat kaitannya dengan mahasiswa semester akhir. Pasalnya, jenis karya ilmiah tersebut digunakan sebagai syarat wajib untuk lulus jenjang strata 1 dan mendapat gelar Sarjana (S1).

Penulisan skripsi biasanya dilakukan pada akhir masa studi. Hampir sama seperti artikel ilmiah, penulisan skripsi harus didasarkan teori dari para ahli.

Secara lengkap, penulisan karya ilmiah ini berupa pengujian suatu teori yang diterapkan pada suatu permasalahan yang dipilih oleh penulis.

Hasil penulisan biasanya berupa analisis maupun pembuktian yang berhasil ditemukan oleh penulis. Analisis yang ditulis dalam skripsi dibedakan menjadi 2 metode penelitian, yaitu penelitian kualitatif dan kuantitatif.


Tesis

Tesis merupakan jenis karya ilmiah yang hampir mirip dengan skripsi. Bedanya, tesis diperuntukkan mahasiswa pascasarjana sebagai syarat wajib untuk menyelesaikan studi dan mendapatkan gelar Magister.

Jika skripsi ditulis berdasarkan pendapat subjektif dilandasi teori yang berlaku, tesis ditulis dengan menyajikan analisis lebih mendalam menggunakan teori.

Tak hanya itu, tesis juga bisa berupa pembuatan produk baru, seperti media pembelajaran atau semua hal yang berkaitan dengan jurusan yang dipilih.

 

Disertasi

Dalam jenjang pendidikan perkuliahan ada tiga strata, yaitu strata 1 alias S1, strata 2 atau S2, dan strata 3 yakni S3. Jenjang S1 dan S2 secara berurutan diwajibkan untuk menciptakan karya ilmiah berupa skripsi dan tesis.

Sementara, bagi mahasiswa program S3 diwajibkan menyusun disertasi untuk meraih gelar Doktor atau yang biasa disingkat Dr.

Di luar negeri, gelar ini menggunakan predikat internasional yaitu Ph.D. Dalam penulisan disertasi harus berdasarkan pada penemuan atau teori baru yang dicetuskan si penulis.

 

Sumber: DosenBahasa, Liputan6.com (Reporter: Yunisda Dwi Saputri, Editor: Nanang Fahrudin. Published: 20/3/2019)


14 comments:

  1. Nama:Musdalifah(105331102420)saya ingin bertanya apakah Secara lengkap, penulisan karya ilmiah ini berupa pengujian suatu teori yang diterapkan pada suatu permasalahan yang dipilih oleh penulis?

    ReplyDelete
  2. Nama saya Nurfauziah Arifin (105331101920) Pertanyaan saya yaitu bisakah anda jelaskan bagaimana atau apa yang dimaksud dengan menggunakan metodologi penyampaian riset yang didasarkan pada teori serta aturan baku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya Aisyah Eka Alfina izin menjawab. Jadi yang dimaksud dengan menggunakan metodologi penyampaian riset yang didasarkan pada teori serta aturan baku seperti yg sdh dijelaskan sebelumnya pada artikel ini bahwa hal tersebut bertujuan untuk saat penulis membuat karya ilmiah. Penulis harus mentaati bagian-bagian penting dalam kaidah penulisan karya ilmiah seperti penggunaan bahasa formal, baku, dan sesuai data, fakta yang ada di lapangan.

      Delete
  3. Nama saya Aisyah Eka Alfina (105331101820). Saya ingin bertanya mengenai skripsi. Disitu disebutkan bahwa dalam skripsi, terdapat 2 metode penilitian yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Jelaskan masing-masing pengertian dari kedua metode penelitian tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama Nurfadillah (105331103320) pengertian penelitian kualitatif dan kuantitatif, penelitian kualitatif adalah penelitian yang dilakukan secara mendalam dan terperinci dimana dikembangkan sebuah teor, mendeskripsikan suatu realitas yang kompleks serta melakuian observasi ke lapanga,
      sedangkan peneletian kualitatif adalah penelitian yang menjelaskan hubunga antar variable data melakukaj uji teori yang sudah ada

      Delete
    2. Perbedaan dari kedua penelitian tersebut adalah
      1. Penelitian kualitatif
      Penelitian yang bersifat non-statistik (yang tidak dapat perkirakan) melibatkan observasi/wawancara. sedangkan kuantitatif kebalikan dari kualitatif yang dimana dalam penelitiannya harus turun lapangan Untuk meneliti.
      Mungkin itu saja yang bisa saya jawab

      Delete
    3. Nama Indriani (105331103220), baik disini saya akan menjawab pertanyaan dari saudari Aisyah Eka Alfina yaitu pengertian penelitian kualitatif dan kuantitatif, penelitian kualitatif
      Adalah suatu pengumpulan data pada suatu latar alamiah dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dimana penelitian adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive dan snowbaal. Sedangkan penelitian kuantitatif adalah Pengambilan data tersedia karena telah mengalami perlakuan sebelumnya secara terus-menerus. Dengan demikian diambil sampelnya melalui angket yang selanjutnya datanya diolah secara statistika sesuai dengan tujuan penelitian.

      Delete
  4. Sya Melati Bachtiar 105331100220 di sini saya ingin bertanya tentang hal apa yang sangat perlu di perhatikan dalam mbuat skripsi baik itu dalam metode penelitian kualitatif dan kuantitatif?

    ReplyDelete
  5. Nama: Fajar Hambali Nim: 105331101720, Saya ingin bertanya mengenai pembuatan paper, apakah paper memakai cover dan dalam pembuatan apa saja isi/sturkur paper?
    Sekian terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya Cici Nurul Aulia (105331102320), ingin menjawab pertanyaan dari Fajar. Dari beberapa referensi yang saya baca di internet, dalam ketentuan penulisannya dikatakan bahwa Paper umumnya tidak lebih dari 10 halaman diluar cover. Dari penjelasan tersebut dapat saya simpulkan bahwa dalam membuat paper, disertai pula dengan pemakaian cover. Lalu dalam membuat paper terdapat struktur yang perlu di perhatian dalam penyusunannya yaitu judul, abstrak, pendahulu, pembahasan, kesimpulan dan daftar isi.
      Terimakasih.

      Delete
  6. Nama : Haeril Herisal (105331102220) saya ingin bertnya sedikit tentang bagaimanakah sistematika dalam penulisam makalah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama Indriani (105331103220) baik disini saya akan menjawab pertanyaan dari Haeril Herisal yaitu bagaimanakah sistematika dalam penulisan makalah, secara umum sistematika dalam penulisan sebuah makalah ada empat bagian yaitu pendahuluan, kepustakaan, pembahasan atau isi, juga simpulan dan penutup.

      Delete
  7. Nafsul Muthmainnah Nur 105331103820

    Sya ingin bertanya, bagaimanakah cara pembuatan paper? Jelaskan

    ReplyDelete
  8. Nama Indriani (105331103220) baik disini saya akan menjawab pertanyaan dari Nafsul Mutmainnah Nur yaitu cara pembuatan paper, pembuatan paper sama seperti membuat karya ilmiah lainnya seperti makalah dan jurnal. Namun, cara membuat paper harus singkat, efektif dan tersampaikan tujuannya. Cara membuat paper juga memerlukan analisis yang mendalam berdasarkan penelitian.

    ReplyDelete