Untuk menumbuhkan budaya literasi melalui sastra
anak saya akan memaparkan karya sastra anak dengan jenis fabel yang berjudul:
Kuda dan Keledai yang Sarat dengan
Beban
Pernah ada
seorang pria yang memelihara seekor kuda dan seekor keledai untuk mengangkat
beban. Sudah menjadi kebiasaan pria tersebut untuk memuati keledainya dengan
beban yang berat sampai keledai tersebut terhuyung-huyung karena beban yang terlalu
berat, sementara sang Kuda diizinkan untuk berjingkrak sepanjang jalan dengan
beban yang ringan.
Saat mereka
melakukan perjalan di suatu hari, sang Keledai yang telah menderita sakit
selama beberapa hari terakhir, berkata kepada sang Kuda, "Maukah kamu
mengangkut sebagian dari beban saya untuk beberapa kilometer saja? Aku merasa
sangat tidak enak badan, tetapi jika kamu mau membawa sebagian bebanku hari
ini, mungkin saya akan cepat sembuh kembali. Beban yang terlalu berat ini bisa
membunuhku."
Sang Kuda hanya
menendang-nendangkan kakinya dan berkata kepada sang Keledai agar tidak usah
mengeluh dan mengganggunya dengan kata-kata keluhan. Sang Keledai menjadi
terhuyung-huyung selama berjalan setengah kilometer lagi dan tiba-tiba jatuh ke
tanah dan mati.
Saat itulah, si
Pemilik datang dan hanya bisa berpasrah dengan apa yang telah terjadi. Ia lalu
melepaskan beban dari keledai yang telah mati, lalu ditempatkan di atas
punggung kuda. "Aduh," keluh sang Kuda saat dia merasakan beban berat
di punggungnya, di tambah dengan berat tubuh sang Keledai yang telah mati,
"Sekarang saya mendapatkan ganjaran karena sifat saya yang jelek. Dengan
menolak menanggung sebagian beban sang Keledai, sekarang saya harus membawa
seluruh beban tersebut, ditambah dengan berat tubuh teman saya yang malang
ini."
Dalam cerita ini yakni Kuda dan Keledai yang sarat
dengan beban mempunyai pesan moral yaitu: Bantulah
orang yang membutuhkan bantuan, maka kamu akan terbantu juga. Sifat
yang buruk akan mendapatkan ganjaran. Fabel adalah cerita binatang
yang dimaksudkan sebagai personifikasi karakter manusia. Tokoh cerita dalam
fabel sangat di gemari anak anak adalah
binatang-binatang yang dapat berperan layaknya manusia. Cerita fabel secara
umum tidak panjang, di dalamnya terdapat pesan moral yang secara nyata
disampaikan di akhir cerita. Pemilihan tokoh binatang dalam fabel dimksudkan
agar pesan moral pada anak anak yang
diasampaikan menjadi lebih konkret disamping pembaca tidak merasa digurui.
No comments:
Post a Comment