Tuesday, October 18, 2016

Sastra Anak



Untuk menumbuhkan budaya literasi melalui sastra anak saya akan memaparkan karya sastra anak dengan jenis fabel yang berjudul:
Kuda dan Keledai yang Sarat dengan Beban
Pernah ada seorang pria yang memelihara seekor kuda dan seekor keledai untuk mengangkat beban. Sudah menjadi kebiasaan pria tersebut untuk memuati keledainya dengan beban yang berat sampai keledai tersebut terhuyung-huyung karena beban yang terlalu berat, sementara sang Kuda diizinkan untuk berjingkrak sepanjang jalan dengan beban yang ringan.
Saat mereka melakukan perjalan di suatu hari, sang Keledai yang telah menderita sakit selama beberapa hari terakhir, berkata kepada sang Kuda, "Maukah kamu mengangkut sebagian dari beban saya untuk beberapa kilometer saja? Aku merasa sangat tidak enak badan, tetapi jika kamu mau membawa sebagian bebanku hari ini, mungkin saya akan cepat sembuh kembali. Beban yang terlalu berat ini bisa membunuhku."
Sang Kuda hanya menendang-nendangkan kakinya dan berkata kepada sang Keledai agar tidak usah mengeluh dan mengganggunya dengan kata-kata keluhan. Sang Keledai menjadi terhuyung-huyung selama berjalan setengah kilometer lagi dan tiba-tiba jatuh ke tanah dan mati.
Saat itulah, si Pemilik datang dan hanya bisa berpasrah dengan apa yang telah terjadi. Ia lalu melepaskan beban dari keledai yang telah mati, lalu ditempatkan di atas punggung kuda. "Aduh," keluh sang Kuda saat dia merasakan beban berat di punggungnya, di tambah dengan berat tubuh sang Keledai yang telah mati, "Sekarang saya mendapatkan ganjaran karena sifat saya yang jelek. Dengan menolak menanggung sebagian beban sang Keledai, sekarang saya harus membawa seluruh beban tersebut, ditambah dengan berat tubuh teman saya yang malang ini."
Dalam cerita ini yakni Kuda dan Keledai yang sarat dengan beban mempunyai pesan moral yaitu: Bantulah orang yang membutuhkan bantuan, maka kamu akan terbantu juga. Sifat yang buruk akan mendapatkan ganjaran. Fabel adalah cerita binatang yang dimaksudkan sebagai personifikasi karakter manusia. Tokoh cerita dalam fabel  sangat di gemari anak anak adalah binatang-binatang yang dapat berperan layaknya manusia. Cerita fabel secara umum tidak panjang, di dalamnya terdapat pesan moral yang secara nyata disampaikan di akhir cerita. Pemilihan tokoh binatang dalam fabel dimksudkan agar pesan moral pada anak anak  yang diasampaikan menjadi lebih konkret disamping pembaca tidak merasa digurui.

No comments:

Post a Comment